cara, posisi, dan manfaat tidur menurut rasulullah.


Assalamualaikum wr.wb.
Dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara, posisi, dan manfaat tidur menurut rasulullah.
1.   Cara Tidur Rasulullah
Nabi Muhammad SAW telah menganjurkan setiap Muslim untuk berzikir dan berdoa sebelum dan selepas mereka tidur. Dalam sebuah HadisRasulullah yang bermaksud:
A. berwudhu dan berdszikir/doa
“Al-Barra bin Azib RA berkata; Adalah Rasulullah S.A.W jika akan tidur, baginda mengiring ke sebelah kanan kemudian membaca: (Maksudnya); “Ya Allah aku serahkan diriku kepada-Mu dan mengadapkan wajah ku pada-Mu dan menyerahkan semua urusanku kepada-Mu dan menyandarkan punggungku kepada-Mu kerana mengharap dan takut kepada-Mu, tiada perlindungan dan tiada tempat selamat daripada seksa-Mu kecuali kembali kepada-Mu. Aku percaya kepada Kitab yang Engkau turunkan dan Nabi yang telah Engkau utuskan.”
B. Posisi nabi tidur ada 2: telentang dan tidur miring menghadap kiblat
1. Menurut sebuah Hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim yang bermaksud:
“Jika kamu hendak tidur, maka berwuduklah bagaikan kamu hendak Solat, kemudian berbaring atas pinggang kanan dan bacalah doa ini (seperti maksud doa yang tersebut diatas) dan jadikanlah bacaan doa itu yang terakhir daripada bacaanmu (perkataanmu sebelum tidur).”
(posisi seperti mayat dalam kubur YAITU TIDUR MIRING PINGGANG KANAN DIATAS (DADA DAN MUKA MENG HADAP KIBLAT, KEPALA DI SEBELAH KANAN/ UTARA (JIKA KIBLAT DI BARAT))
2. Rasulullah juga pernah tidur terlentang dengan cara meletakkan satu kaki diatas kaki yang lain sebagaimana yang tersebut dalam maksud Hadis:
“Daripada Abbad bi Tamim, daripada bapa saudaranya, bahawasanya Rasulullah SAW tidur terlentang di Masjid sambil meletakkan satu kaki diatas yang lain.” (Hadis diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim) TIDAK DISEBUTKAN KAKI MENGHADAP / TAK MENGHADAP KIBLAT
C. Doa nabi sebelumt idur:
Dalam sebuah Hadis lain pula bermaksud:
“Daripada Huzaifah katanya: Nabi SAW apabila berbaring di tempat tidurnya lalu baginda berdoa: (Maksudnya); “Dengan nama-Mu Ya Allah, aku hidup dan aku mati.”
D. Sunnah Mandi ayat / menyapu badan dgn tapak tangan setelah baca surat2 alqur’an
Dalam riwayat Hadis yang lain ada menerangkan yang bermaksud:
“Daripada Aisyah RA katanya: Rasulullah SAW apabila berbaring di tempat tidurnya pada setiap malam, baginda mengangkat kedua tangannya (seperti berdoa), lalu meniup dan membaca Surah Al-Ikhlas, Surah Al-Falak dan Surah An-Naas, kemudian baginda menyapukan tangannya ke seluruh badan yang dapat disapunya dari kepala dan mukanya dan bahagian depan daripada tubuhnya. Baginda melakukannya sebanyak tiga kali.” (Hadis Riwayat Imam Tirmidzi).
Dalam pada itu, Rasulullah (Nabi Muhammad SAW) sebelum hendak tidur juga pernah membaca doa yang bermaksud:
“Ya Allah, Tuhan langit dan bumi. Tuhan Arasy Yang Maha Agung, Tuhan kami dan Tuhan segala sesuatu, Yang membelah biji dan benih, Yang menurunkan (Kitab) TauratInjil dan Al-Furqan (Al-Quran). Aku berlindung kepada Mu daripada kejahatan setiap yang memiliki kejahatan, dimana Engkaulah yang memegang setiap yang memiliki kejahatan, dimana Engkaulah yang memegang ubun-ubunnya. Engkaulah yang pertama, maka tidak ada sesuatu pun sebelum Mu. Dan Engkaulah yang terakhir, tidak ada sesuatu pun sesudahMu. Engkaulah yang zahir, maka tidak ada sesuatu pun diatas Mu. Engkaulah yang batin, tidak ada sesuatu pun dibawah Mu. Tunaikanlah hutang kami dan jauhilah kami dari kemiskinan.” (Hadis Riwayat Imam Muslim).
Nabi Muhammad juga menyarankan umat Muslim utuk menunaikan Solat Sunat Witir sebelum tidur, sebagaimana yang tercatat dalam Hadis berikut yang bermaksud:
“Rasulullah SAW juga telah mengingatkan umatnya bahawa syaitan sering menganggu manusia ketika tidur. Oleh itu, umat Islam adalah dianjurkan supaya mengamalkan Solat Witir setiap kali sebelum tidur”. (Hadis Riwayat Imam Bukhari).
Terdapat juga suatu Hadis lain dimana Rasulullah pernah bersabda yang bermaksud:
Syaitan akan mengikat hujung kepala seseorang yang sedang tidur dengan tiga ikatan, menyebabkan kamu tidur dengan cukup lama. Apabila seseorang diantara kamu bangkit seraya menyebut nama Allah, maka akan terlepaslah ikatan yang pertama. Apabila ia berwuduk maka akan terbuka ikatan kedua. Apabila ia Solat , maka akan terlepaslah semua ikatannya. Ia akan merasa sesuatu kesegaran dan ketenangan hati, jika tidak ia akan merasa malas dan kekusutan hati”. (Hadis Riwayat Imam Bukhari).
Jika Rasulullah terjaga dari tidur di tengah malam, baginda akan membasuh muka dan kedua belah tangannya, sebelum baginda tidur semula.
Dan setiap kali Rasulullah bangun selepas selesai waktu tidurnya, baginda akan mengucap syukur dengan membaca:
“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami dan kepadaNya lah tempat kembali”.
2.   Maanfaat Tidur ala Rasulullah
Riset ilmiah dunia medis menjelaskan bahwa ada keuntungan besar yang didapat ketika seseorang tidur miring ke kanan.
Di antaranya ialah menghalangai tekanan hati yang berlebihan pada lambung. Dapat mempercepat pengeluaran cairan di usus dan usus dua belas jari, berkat adanya gaya gravitasi, sebab mulut lambung menghadap ke bawah.
Selain itu juga mempermudah proses kerja batang tenggorokan sisi kiri, dimana organ ini dapat dengan cepat menghasilkan cairan lendir. Juga membuat rileks gerak jangung dan lambung, atau mengurangi tekanan pada keduanya.
Keempat, meletakkan tangan kanan di bawah pipi kanan
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” (HR. Abu Dawud).
Berikut menfaat tidur dengan posisi miring ke kanan yang diambil dari berbagai sumber.
  • Tidur dalam posisi ke kanan dapat mengistirahatkan otak kiri. Dengan tidur miring ke kanan,  dapat menghindarkan dari bahaya yang timbul seperti pengendapan pembekuan darah, lemak, asam sisa oksidasi, dan penyempitan pembuluh darah.
  • Dapat mengurangi beban jantung. Dengan posisi miring ke kanan saat tidur dapat membuat darah terdistribusi secara merata dan terkonsentrasi ke tubuh bagian kanan, membuat aliran darah yang masuk dan keluar jantung lebih melambat sehingga denyut jantung lebih lambat dan tekanan darah akan menurun.
  • Mengistirahatkan lambung. Dengan tidur miring ke kanan menyebabkan aliran chiemlancar sehingga cairan empedu meningkat. Hal ini dapat mencegah batu kantung empedu.
  • Meningkatkan waktu penyerapan gizi. Dengan posisi tidur miring ke kanan membuat perjalan makanan yang tercerna lebih lama, sehingga penyerapan sari makanan lebih optimal.
  • Merangsang buang air besar. Dengan tidur miring ke kanan akan membuat proses pengisian usus besar lebih cepat penuh sehingga merangsang gerak usus besar dan relaksasi dari otot anus. Ini akan merangsang untuk buang air besar.
  • Mengistirahatkan kaki kiri. Dengan tidur miring ke kanan akan membantu pengosongan vena kaki kiri sehinnga rasa pegal lebih cepat hilang.
·         Menjaga kesehatan paru-paru. Paru-paru kanan lebih besar daripada paru-paru kiri. Saat tidur miring ke kanan, jantung juga akan condong ke kanan. Hal ini tak masalah karena jantung akan menekan paru-paru kanan yang ukurannya lebih besar.
·         Menjaga saluran pernafasan. Dengan tidur miring ke kanan akan mencegah jatuhnya pangkal lidah yang dapat mengganggu saluran pernafasan.
Tidak ada yang dicontohkan nabi kecuali terjamin dan terbukti unggul dan berpahala. Tidur seperti nabi adalah tidur yang sehat dan berpahala. Oleh karena itu, marilah kita teladani cara beliau dalam tidur. Semoga tidur kita adalah tidur yang bernilai pahala membawa berkah dalam kehidupan kita sehari-hari.
Hanya perlu diingat, meski tidur (istirahat) itu penting, Rasulullah dan ulama-ulama salaf berbeda dengan kita. Rasulullah dan para ulama sedikit makan, sedikit bicara dan sedikit tidur, karena waktu 2/3 malamnya digunakan menangis di hadapan Allah. Sementaranya bedanya dengan kita semua “sedikit-sedikit” makan, “sedikit-sedikit” bicara dan “sedikit-sedikit” tidur.
Itulah cara, posisi, dan manfaat tidur menurut rasullah SAW semoga bermanfaat dan bias kita terapkan agar tidur kita aman dan nyaman. Wasalamualaikum wr.wb.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertanyaan dan jawaban tentang konstitusi